Beberapa Hal yang perlu Diketahui tentang Tes Kemampuan Akademik (TKA): Panduan Lengkap untuk Sekolah / Madrasah, Siswa dan Orang Tua


Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah asesmen terstandar nasional yang mengukur capaian akademik murid sesuai kurikulum. Berbeda dengan Ujian Nasional (UN), TKA tidak wajib, tidak menentukan kelulusan, dan berfungsi sebagai pelengkap asesmen sekolah serta bahan seleksi jalur prestasi dan pemetaan mutu pendidikan.

Melalui Website tanya jawab ini disusun untuk menjawab pertanyaan umum yang sering diajukan murid, orang tua, guru, kepala sekolah, hingga pemangku kepentingan lainnya. Harapannya, informasi ini membantu dalam sosialisasi, persiapan, dan pelaksanaan TKA di seluruh Indonesia.


Tanya Jawab Seputar Tes Kemampuan Akademik (TKA)

1. Apakah TKA wajib?

Tidak. TKA tidak diwajibkan agar murid yang siap saja yang mengikutinya. Siswa tetap bisa lulus tanpa ikut TKA. Namun, hasil TKA bisa dipakai untuk seleksi ke jenjang berikutnya atau perguruan tinggi.

2. Siapa saja yang bisa mengikuti TKA?

Semua murid kelas akhir SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK, baik dari jalur formal, nonformal, maupun informal.

3. Apakah siswa luar negeri bisa ikut?

Bisa, jika terdaftar di basis data kementerian dan memiliki NISN valid.

4. Apakah murid berkebutuhan khusus bisa ikut?

Bisa, kecuali murid dengan hambatan intelektual.

5. Apakah siswa homeschooling bisa ikut?

Ya, jika terdaftar di basis data kementerian atau memiliki NISN valid.

6. Apakah murid SMK wajib ikut?

Tidak. Namun hasil TKA bisa berguna untuk dunia kerja jika dibutuhkan perusahaan atau instansi.

7. Apakah peserta Paket A, B, C ikut TKA?

Ya, jika ingin mendapatkan pengakuan kesetaraan hasil belajar.

8. Bisa ikut TKA tahun depan?

Kesempatan hanya sekali di akhir jenjang. Jika murid tidak lulus, ia bisa ikut lagi tahun berikutnya sebagai siswa aktif.

9. Apa manfaat TKA?

  • Laporan capaian akademik individu.

  • Data pemetaan mutu pendidikan nasional.

  • Masukan kebijakan peningkatan mutu.

  • Evaluasi kualitas pembelajaran di sekolah.

10. Apakah TKA menentukan kelulusan?

Tidak. Kelulusan ditentukan oleh sekolah berdasarkan penilaian internal.

11. Mengapa TKA diadakan?

Untuk meningkatkan objektivitas penilaian sekolah dan memperkuat kredibilitas hasil belajar.

12. Apa bedanya TKA, UN, dan AN?

  • UN: Wajib, menentukan kelulusan.

  • AN: Evaluasi sistem, tidak ada laporan individu.

  • TKA: Opsional, hasil berupa capaian akademik individu.

13. Mata pelajaran TKA

  • SD/MI & SMP/MTs: Bahasa Indonesia, Matematika.

  • SMA/SMK/MA: Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan 2 mapel pilihan.

14. Apakah siswa SMA/SMK bebas pilih mata pelajaran?

Ya, memilih 2 mapel dari daftar yang tersedia, dengan arahan sekolah sesuai minat dan rencana studi.

15. Bentuk soal TKA

  • Pilihan ganda biasa (1 jawaban benar).

  • Pilihan ganda kompleks (jawaban benar lebih dari satu).

16. Apakah soal berbeda di Kurikulum Merdeka dan 2013?

Tidak. Soal sama, disusun berdasarkan kompetensi kedua kurikulum.

17. Apakah soal berbasis literasi/numerasi?

Tidak. TKA mengukur kompetensi mapel sesuai kurikulum, tapi tetap menekankan penalaran dan problem solving.

18. Apakah ada kisi-kisi atau contoh soal?

Ya. Kemendikbudristek mempublikasikan kerangka asesmen beserta contoh soal secara terbuka.

19. Bagaimana pelaksanaan TKA?

Dilaksanakan berbasis komputer di sekolah masing-masing.

20. Apakah TKA tiap tahun ada?

Ya.

  • SMA/SMK/MA: 1–9 November 2025.

  • SD/MI & SMP/MTs: Maret–April 2026.

21. Bisa pakai HP jika sekolah tidak punya komputer?

Tidak. TKA wajib menggunakan komputer.

22. Apakah bisa ikut di sekolah lain?

Bisa, dengan koordinasi Dinas Pendidikan atau Kemenag jika sekolah asal belum siap.

23. Apakah jadwal TKA bentrok dengan ujian sekolah?

Tidak. Jadwal disusun agar tidak tumpang tindih dengan ujian semester, kalender akademik, maupun hari besar nasional.

24. Apakah sekolah boleh menolak ikut TKA?

Tidak. Jika sekolah tidak melaksanakan TKA, murid akan kehilangan kesempatan mendapatkan hasil tes.

25. Bagaimana murid kurang mampu mempersiapkan diri?

Murid bisa belajar dari kurikulum sekolah. Kemendikbud sudah menyediakan kerangka asesmen dan contoh soal. Dengan ini, semua siswa bisa mempersiapkan diri tanpa harus ikut bimbel.

26. Apa peran Kemendikbud, Pemda, dan Sekolah?

  • Kemendikbudristek: siapkan soal, sistem, dan sertifikat.

  • Pemda & Kemenag: koordinasi persiapan dan pengawasan.

  • Dinas Provinsi: koordinasi SMA/SMK, jamin mutu soal SD/SMP.

  • Dinas Kabupaten/Kota: koordinasi pelaksanaan SD/SMP serta susun sebagian soal.

  • Sekolah: siapkan komputer, internet, listrik, proktor, dan teknisi.

27. Siapa yang keluarkan sertifikat?

Kemendikbudristek menerbitkan, sekolah mencetak.

28. Apakah nilai TKA ada di ijazah?

Tidak. Nilai hanya ada di sertifikat TKA.

29. Apakah orang tua bisa lihat hasil TKA?

Ya. Sertifikat bisa diakses siswa dan orang tua lewat platform resmi Kemendikbud.

30. Apakah hasil TKA bisa dipakai daftar kuliah luar negeri?

Bisa, jika perguruan tinggi mensyaratkannya. Hasil TKA bisa menjadi bukti capaian akademik standar nasional.

31. Mengapa soal SD/SMP sebagian disusun Pemda?

Untuk meningkatkan relevansi lokal, melatih kapasitas daerah, serta menjaga kualitas soal dengan penjaminan mutu oleh Pemda Provinsi.

32. Apakah hasil TKA memengaruhi akreditasi sekolah?

Tidak langsung. Namun data TKA bisa digunakan sebagai bahan refleksi untuk peningkatan mutu.

33. Apakah rapor masih dipakai dalam seleksi PTN?

Ya. Rapor tetap digunakan, TKA hanya sebagai validator dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

34. Apakah semua jalur masuk PTN gunakan TKA?

Tidak semua. Saat ini, TKA dipakai untuk SNBP. Jalur lain diserahkan ke perguruan tinggi masing-masing.

35. Apakah TKA bisa untuk kesetaraan ijazah luar negeri?

Belum. Regulasi TKA saat ini belum mengakomodasi penyetaraan ijazah luar negeri.


Kesimpulan

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah inovasi baru dalam evaluasi pendidikan di Indonesia. Walaupun tidak wajib, TKA memberikan banyak manfaat bagi siswa, sekolah, maupun pemerintah.

Hasil TKA bisa menjadi nilai tambah untuk seleksi masuk sekolah, perguruan tinggi, bahkan dunia kerja. Dengan memahami FAQ ini, murid dan orang tua dapat lebih siap menghadapi pelaksanaan TKA di tahun 2025 dan seterusnya.

0 Komentar

Mau Kegiatan Madrasah / RA  Anda di di publikasikan di website www.madrasahebat.com ? silahkan kirim artikel dan foto kegiatannya melalui email: admin@madrasahebat.com



Yuk join di Forum Group Discussion Madrasah Hebat Bermartabat

Gabung sesuai kebutuhan & dilarang Spam