Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam resmi menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 6843 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026
Mengusung tema besar "Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju," OMI 2026 menjadi momentum krusial dalam memperkuat ekosistem sains dan budaya ilmiah berbasis nilai keislaman serta kepedulian lingkungan .
Dua Bidang Utama OMI 2026: Sains dan Riset
OMI 2026 membuka ruang kompetisi yang mencakup jenjang MI, MTs, hingga MA . Secara garis besar, kompetisi terbagi ke dalam dua pilar utama :
1. Bidang Sains
Soal-soal pada bidang sains dirancang menggunakan pendekatan integratif yang mengawinkan ilmu pengetahuan murni dengan nilai-nilai Islam, kearifan lokal, teknologi modern, dan Kurikulum Berbasis Cinta .
- Jenjang MI/SD/Sederajat: Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi
. - Jenjang MTs/SMP/Sederajat: Matematika Terintegrasi, IPA Terintegrasi, dan IPS Terintegrasi
. - Jenjang MA/SMA/Sederajat: Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi
.
2. Bidang Riset (Jenjang MTs & MA)
Kompetisi riset ini menjadi wadah bagi peneliti muda madrasah untuk menjawab berbagai tantangan global . Ruang lingkup riset difokuskan pada tiga pilar strategis :
- Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan (fokus pada isu lingkungan, kesehatan, dan agama)
. - Sustainable Development Goals (SDGs): Fokus pada pendidikan, pengentasan kemiskinan, isu sosial-budaya, dan deep learning
. - Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional: Pembelajaran adaptif berbasis AI, etika digital, hingga teknologi di bidang pertanian dan kesehatan
.
Jadwal dan Lini Masa Pelaksanaan OMI 2026
Pelaksanaan OMI 2026 terbagi dalam beberapa tahapan seleksi yang ketat dan terstruktur :
| Tahapan Seleksi | Bidang Sains | Bidang Riset |
| Sosialisasi | 21 Agustus 2026 | 21 Agustus 2026 |
| Tingkat Satuan Pendidikan | 22–26 Agustus 2026 | - |
| Pendaftaran / Unggah Proposal | 27 Agustus – 2 September 2026 | 22 Agustus – 2 September 2026 |
| Seleksi / Penilaian Proposal | - | 7 September 2026 (Pengumuman) |
| Uji Coba & Pelaksanaan Kab/Kota | 4–8 September 2026 | 9–11 September 2026 (Presentasi Proposal) |
| Pembimbingan & Riset | - | 12 September – 20 Oktober 2026 |
| Seleksi Provinsi / Presentasi Riset | 1–6 Oktober 2026 | 21–23 Oktober 2026 |
| Grand Final & Expo Nasional | 8–12 November 2026 | 10–12 November 2026 |
Mekanisme Tes dan Syarat Penting Peserta
Sistem seleksi Bidang Sains di tingkat Kabupaten/Kota hingga Provinsi dilaksanakan menggunakan Computer Based Test (CBT) secara daring . Pada tingkat Nasional, kompetisi diperketat dengan kombinasi tes berbasis komputer, eksplorasi, dan eksperimen langsung .
Untuk Bidang Riset, peserta dapat mengajukan karya secara perorangan atau kelompok (maksimal 3 siswa per tim) dengan pendampingan maksimal 2 orang guru pembimbing . Panitia menetapkan aturan ketat terkait plagiarisme, di mana proposal akan diverifikasi melalui sistem pengecekan kemiripan (maksimal similarity 25%) . Madrasah yang terbukti melakukan plagiasi akan dikenakan sanksi diskualifikasi dari OMI Bidang Riset selama 3 tahun berturut-turut .
Apresiasi dan Alokasi Medali
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi siswa, Kemenag menyediakan ratusan medali pada babak puncak OMI Nasional 2026 :
- Bidang Sains:
- MI: Total 60 Medali (10 Emas, 20 Perak, 30 Perunggu)
. - MTs: Total 90 Medali (15 Emas, 30 Perak, 45 Perunggu)
. - MA: Total 180 Medali (30 Emas, 60 Perak, 90 Perunggu)
.
- Bidang Riset: Medali Emas, Perak, dan Perunggu dialokasikan untuk 3 karya terbaik di setiap ruang lingkup dan jenjang
. Selain itu, terdapat penghargaan khusus untuk kategori Presentasi Terbaik, Poster Terbaik, dan Expo Terbaik .
Seluruh pendaftaran dan pembaruan informasi resmi ajang OMI 2026 disalurkan secara terpusat melalui portal resmi https://omi.kemenag.go.id .
Berikut Link Download dan Jadwal Juknis OMI 2026
%202026.jpg)

0 Komentar